Gian

Rizky Gian : Belajar Pengembangan UKM dalam World Enterpreneur Forum Malaysia

Sebelum bulan November berakhir, kami ingin mengabarkan kabar baik dari salah satu peserta Rumah Kepemimpinan Surabaya. Sekarang giliran Rizky Gian Pratama (Gian), mahasiswa Teknik Industri ITS belum lama ini mengikuti kegiatan di Malaysia yang diselenggarakan oleh NGO (Non-Govermental Organization) Inspira Indonesia bekerjasama dengan Techno Park Malaysia (lembaga ingkubator bisnis kerajaan). World Entrepreneur Forum Malaysia adalah nama kegiatan yang Gian ikuti pada 11-14 November 2017 yang lalu. Ini adalah kegiatan yang mempertemukan pemuda-pemuda yang punya ide bisnis ataupun sudah berjalan.

Gian sendiri merasa senang dapat mengikuti kegiatan tersebut, mengingat hanya 11 orang dari Indonesia dan 1 saja yang berasal dari kampus ITS Surabaya. Untuk dapat lolos menjadi peserta-pun tidak mudah. Setiap calon peserta diharuskan memiliki ide bisnis yang kemudian dituangkan dalam proposal bisnis. Tak sampai disitu, ada seleksi dari penyelenggara. Selain lolos dan menjadi peserta dalam ajang tersebut Gian juga menyampaikan bahwa gagasan bisnis yang lolos mendapatkan kesempatan untuk inkubasi.

Tentu kita bertanya, “lantas, ide bisnis apa yang dibawa Gian?”

Disini, Gian bercerita soalĀ  latar belakang ide bisnisnya. Ia melihat adanya keprihatinan terhadap masyarakat, terutama yang bekerja sebagai petani. “Para petani hanya dapat penghasilan yang rendah, padahal proses penambahan nilai tertingi dari produk berjalan dalam rantai nilai hulu. Nah disinilah ide sociopreneur yang saya rancang untuk diterapkan pada petani di Sijunjung (wilayah Sumatera Barat) dengan pemanfaatan rantai nilai dan memotong proses logistik sehingga return yang didapat petani lebih tinggi”, ungkap Gian menjelaskan ide bisnisnya. Topik yang selaras dengan bidang perkuliahan Gian yang diantaranya membahas tentang rantai pasok (supply chain). Gian ingin masyarakat petani lebih sejahtera.

Gian juga menuturkan kegembiraannya karena dapat melihat perkembangan ukm di Malaysia dan proteksi/dukungan pemerintah yang sangat tinggi dari kerjaan Malaysia. “Full facility dan bimbingan teknis/non teknis secara intensif diberikan secaraa gratis pada masyarakat. Itulah yang dilakukan TPM sebagai institusi kerjaan.”, ungkapnya menggambarkan peran pemerintah Malaysia dalam mengembangkan masyarakat. Ia pun merasa senang karena ide bisnis yang ia miliki mendapat banyak masukan dari para mentor yang sudah memiliki bisnis saat ini

Gian berharap bahwa ide sociopreneurship yang sedang ia rancang dapat sesegera mungkin di launching ssehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Terakhir, ada pesan menarik dari Gian yang ingin disampaikan untuk kita semua. “Negara ini butuh pemuda, pelajar dan mahasiswa untuk terus berinovasi dan punya semangat tinggi untuk membangun dan memberdayakan masyarakat kecil agar terciptanya kehidupan yang layak dalam nuansa kebersamaan Indonesia. Teruslah berkarya”, pesan Gian kepada kita.

Tentu semua berharap agar setiap kita menjadi pemberi solusi bagi ragam permasalahan yang ada di sekitar. Terus mengasah diri dan berkolaborasi, sehingga gagasan yang dibuatsemakin matang dan mendapat banyak dukungan. Semoga kita ketularan semangat Gian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. (AB)

0 comments on “Rizky Gian : Belajar Pengembangan UKM dalam World Enterpreneur Forum MalaysiaAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *