Sabrina Amira 1

Sabrina Amira : Proyek Riset yang Mengantarkan ke Hongkong

Kedokteran gigi adalah bidang yang berkembang dengan sangat pesat. Dengan adanya berbagai demand dari masyarakat seperti pertimbangan estetika, kenyamanan, dan fungsional perawatan gigi dan mulut, ilmu kedokteran gigi juga harus mengikuti.  Berbagai riset digalakkan untuk senantiasa mencari alternatif baru perawatan yang lebih efektif dan efisien.

Hal inilah yang mendorong Sabrina Amira, peserta Rumah Kepemimpinan Regional 1 Jakarta Putri, yang juga merupakan Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, tertarik untuk menggeluti sebuah proyek riset di bidang biologi oral. Disiplin ilmu ini sangat kental dengan riset dan pengembangan, dibanding banyak bidang ilmu lain di kedokteran gigi yang lebih banyak sisi aplikatifnya.

Sabrina Amira 2

Sabrina bersama seorang temannya, Deajeng Laras, akhirnya memutuskan untuk mendekati seorang dosen untuk diperbolehkan ikut mengerjakan proyek risetnya. Beruntung, profesor ini sangat hangat menyambut keinginan mereka. Hingga akhirnya, ketika ada kesempatan untuk melombakan hasil riset ini di sebuah forum mahasiswa kedokteran gigi se-Asia Pasifik yang bertempat di Hongkong, mereka bisa masuk final dan berangkat untuk mewakili UI.

Riset yang dibawakan berjudul “RNA-Aptamer Potential to Inhibit Streptococcus mutans Biofilm Formation.” Riset ini sebelumnya pernah dikembangkan di Thailand untuk mendapatkan sekuens DNA yang cocok dengan kondisi gigi dan mulut, dan sekarang dikembangkan lagi lebih jauh untuk melihat manfaatnya di spesies bakteri spesifik.

Sabrina Amira 4

3 bulan proses pengerjaan laboratorium pun digeluti saat waktu libur, dengan berbagai dinamikanya; mulai dari kontaminasi bakteri saat tahap awal, hingga pengolahan data yang sempat membuat bingung. Beruntung, Prof. Boy dan drg. Endang dari departemen Biologi Oral sebagai dosen pembibing  tetap sabar mengarahkan dalam setiap prosesnya. Hal ini banyak mengajarkan bahwa kunci dari sebuah riset yang baik adalah kesabaran, ketekunan, dan kreativitas dalam menghadapi tantangan yang senantiasa muncul di keseharian dalam laboratorium.

Hingga saatnya pun tiba, Sabrina dan Deajeng mengikuti rangkaian acara forum tersebut. APDSA (Asia-Pacific Dental Students Association) adalah forum tahunan di mana mahasiswa kedokteran gigi dari berbagai negara se-Asia Pasifik berkumpul dalam sebuah kongres yang selain mengadakan perlombaan juga mengadakan training and development terkhusus ke bidang kedokteran gigi, disertai pula dengan city tour yang memperindah pengalaman.

Namun, Sabrina dan Deajeng belum berkesempatan untuk  menjadi juara top 3 di sana. Karena persaingan sangat ketat, memiliki kesempatan untuk masuk ke final saja sudah menjadi suatu hal yang membanggakan dan patut disyukuri. Lagipula, berbagai proses pembelajaran yang ditekuni selama masa melakukan riset di laboratorium juga sangat berkesan. Ternyata memang menggeluti bidang riset bukanlah hal yang mudah.

Sabrina Amira 3

Alhamdulillah, segala sesuatunya memang patut untuk disyukuri. Setidaknya, dalam forum tersebut Sabrina sudah bangga karena dapat merepresentasikan Islam sebaik yang ia mampu, dengan menjadi seorang muslimah berhijab yang ternyata juga dapat bersaing di tingkat internasional dalam hal riset. Selain itu, ia juga menilai pengalamannya berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai negara juga bisa memberi ruang bahwa muslim bukanlah kelompok orang yang patut untuk ditakuti, tetapi sebaliknya, ummat muslim adalah orang yang hangat dan menebar senyum ketika berinteraksi.

 Lagi-lagi, nilai ROOM-PK yang telah ditanamkan oleh RK menunjukkan bahwa menjadi muslim berarti memiliki seindah-indahnya akhlak dan perangai terhadap orang lain, tanpa mengkompromikan hal prinsip yang sudah kita yakini.  Kita tetap bisa diterima dengan sangat baik oleh dunia internasional selama memiliki dan menunjukkan karakter tersebut!

0 comments on “Sabrina Amira : Proyek Riset yang Mengantarkan ke HongkongAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *