Pesan Febri dari Eropa, “Peradaban Itu Dimulai Dari Adab Manusianya”

Febry Ambama, Peserta Rumah Kepemimpinan angkatan 9 yang kini berkuliah di Departemen Matematika Institut Pertanian Bogor, beberapa waktu lalu memperoleh kesempatan untuk melaksanakan Study Visit ke Eropa, Tepatnya Jerman, Prancis, dan Ceko.

Febry baru pertama kali ke Luar Negeri. Dia mengatakan bahwa bahkan dari sebelum berangkat, jiwanya sudah terasa seperti di sana. Awalnya Febri merasa takut dan khawatir, bukan karena keberangkatan ini adalah pengalaman pertamanya akan tetapi dia takut tidak amanah dalam belajar dan malah mencuri kesempatan untuk jalan-jalan. Tapi Febry meneguhkan dan meluruskan niatnya serta yakin aka nada pelajaran besar yang bisa dia ambil.

Disiplinnya NAMPAR. Itulah yang pertama dirasakannya ketika sampai di Jerman. Dalam study visit selama dua pecan di Eropa, Febry menyadari sebuah pelajaran besar bahwa sebuah peradaban besar dimulai dengan adab dari manusianya. Hal itu sangat sesuai dengan apa yang seringkali dia dapatkan dalam pembinaan di Rumah Kepemimpinan. Febry kini meyakini butuh proses panjang untuk memperbaiki sebuah peradaban dan langkah awal dari memulainya adalah dengan pendidikan. Hal itu dilihatnya dari bagaimana Eropa sangat menghargai yang namanya Pendidikan.

Febry kini bersama 300-an orang lainnya di Rumah Kepemimpinan sedang berupaya belajar membentuk adab diri yang kemudian akan menjlar menjadi sebuah peradaban Indonesia yang lebih baik