WhatsApp Image 2018-05-23 at 12.43.27

Rasyid Ridha : Perwakilan Mahasiswa dalam Majelis Wali Amanat ITS 2018/2019

Sejak tahun 2017, ITS resmi menerapkan sistem Perguruan Tinggi Negeri-Berbadan Hukum (PTN-BH) setelah menjalani masa transisi selama 2 tahun sebelumnya. Salah satu bukti bahwa ITS telah menjadi PTN-BH adalah terbentuknya MWA (Majelis Wali Amanat), sebagai penentu Kebijakan. “Memberi rekomendasi keputusan atas setiap langkah yang ITS lakukan kedepan”, kata Prof Dr Drs Darminto MSc (Sekretaris MWA) sebagaimana dikutip dalam its.ac.id (28/2). Dalam struktur MWA itu sendiri terdapat perwakilan yang disebut MWA WM, Majelis Wali Amanat – Wakil Mahasiswa.

Tahun ini, adalah tahun ketiga keikutsertaan perwakilan mahasiswa dalam MWA ITS. Seperti tahun tahun sebelumnya, dilakukan seleksi dari kalangan mahasiswa untuk menentukan yang akan menjadi perwakilan mahasiswa dalam menyuarakan gagasannya untuk menentukan kebijakan ITS. Akhirnya, di tahun ini terpilih-lah Muhammad Rasyid Ridha, yang tercatata sebagai mahasiswa Teknik Kelautan FTK ITS.

Nah, dalam tulisan singkat ini kami hendak menyampaikan beberapa hal terkait hasil penelusuran kami kepada Rasyid Ridha.WhatsApp Image 2018-05-23 at 12.43.24

serah terima amanah dari Irfan Syuhudi (kiri) kepada Rasyid Ridha (kanan)

05 Mei 2018 menjadi hari yang bersejarah bagi Ridha. Karena pada hari itu, berdasarkan hasil musyawarah ia terpilih sebagai Wakil Mahasiswa dalam Majelis Wali Amanat. “Saat pertama kali di umumkan dari hasil musyawarah, saya langsung lemas, sejak detik itu, amanah itu langsung terasa dan tanggung jawab itu langsung menyapa pundak saya, tapi berjalannya waktu insyaAllah ini dimudahkan Allah amin”, tanggapnya. Tentu saja, mengingat besarnya tanggung jawab sebagai MWA WM.

Ridha membawa visi harmonisasi kampus demi terciptanya suasanya kolaboratif dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berintegritas. Yang mana, ia menekankan pada keterlibatan seluruh mahasiswa dalam memanfaatkan wakil mahasiswa di MWA. Hal itu guna menjawab renstra (rencana strategis)-nya ITS, bahwa pada tahun 2020 ITS ditargetkan menjadi kampus PTNBH yang mapan dengan statusnya.

Mantan ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Kelautan ini juga menyampaikan alasannya sampai memberanikan diri ambil bagian dalam proses pemilihan itu. Katanya, sejak ia selesai dari himpunan (sebagai ketua), ia merasa banyak hutang pada pergerakan di sekitar. “Saat itu saya menarik diri dari lingkaran pergerakan di kampus. Setelah saya berfikir ulang, dengan ikut serta pemilihan ini bisa menjadi pembayar hutang saya untuk bisa berkontribusi mewakili teman-teman”, imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa yang paling memberikan dorongan dalam keputusannya adalah ibu dan ayah saya. Semula ia yang akan fokus pada tugas akhir dan wisuda, namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya orang tua mengizinkannya untuk mengikuti kegiatan ini. “justru H-1 sebelum di kumpulnya berkas, saya masih belum yakin secara penuh mengambil langkah ini, namun dukungan orangtua lah yang merubah ini, di sisi lain, saya sempat menanyakan pendapat beberapa teman-teman di sekitar saya dan semua mendukung”, jelasnya. Ia juga menyampaikan bahwa dalam proses itu, ia tidak menargetkan untuk menang. Yang ia target adalah bisa berkontestasi dengan usaha semaksimal mungkin.

Terakhir, ia menyampaikan pesan kepada kita bahwa kesempatan untuk kontribusi itu sangat luas, tinggal kita mau atau tidak saja mengambil peran. “karena peran itu tak banyak yang mau mendekat karena banyak pengorbanannya, tapi insyaAllah indah buah nya di masa mendatang”, pungkasnya.

Semoga Ridha dan tim yang membarsamainya mampu membawa aspirasi mahasiwa dalam kebijakan yang akan ditentukan oleh MWA ITS. Semoga Amanah!

0 comments on “Rasyid Ridha : Perwakilan Mahasiswa dalam Majelis Wali Amanat ITS 2018/2019Add yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *